Tanaman Perkebunan

April 12, 2011 pukul 12:28 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) saat ini menembus di atas US$1.100 per ton.

Pekerja sedang memasukkan minyak sawit (CPO) ke kapal tongkang.

VIVAnews – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) saat ini mencapai rekor hingga menembus di atas US$1.100 per ton. Kenaikan harga yang menembus di atas ramalan harga tahun ini sebesar US$800 per ton itu dinilai akibat La Nina yang menekan produsen kelapa sawit.
“Ada masalah dengan supply and demand, pasar bergerak cepat,” kata Bambang Aria Wisena, ketua Bidang Organisasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Jakarta, Senin 15 November 2010.Menurut Bambang, terdapat kegagalan panen di Ukraina dan Rusia, sehingga membuat produksi CPO turun. Di Indonesia, iklim yang buruk membuat target produksi meleset di bawah target, sehingga permintaan tinggi tidak didorong pasokan kelapa sawit yang bagus.Saat ini, dia melanjutkan, kelapa sawit menjadi primadona investasi akibat orang mulai kehilangan kepercayaan kepada dolar Amerika Serikat. Apalagi, didorong harga CPO yang melambung tinggi, sedangkan kebutuhan manusia terhadap minyak nabati terus meningkat.

“Kebutuhan dunia mencapai 160 juta ton per tahun minyak nabati, 30 persen di antaranya dipenuhi CPO,” ujar Bambang.

Bambang berharap, melambungnya harga CPO tersebut diharapkan dapat kembali normal seperti harga yang diprediksi sebelumnnya, yaitu US$800 per ton. Jika harga CPO terlalu tinggi, tentunya akan membebani masyarakat dengan mahalnya produk CPO yang ada di pasaran seperti minyak goreng.

Tingginya harga juga membuat banyak industri pengolah CPO melakukan penimbunan, karena ketakutan akan harga yang meningkat. Hal ini tentunya mendorong perusahaan pengolah CPO melakukan spekulasi dan menyebabkan harga semakin tinggi.

“Biasanya, mereka menyimpan basis produksi selama tiga bulan ke depan untuk mengantisipasi melonjaknya harga CPO. Idealnya harga US$800 per ton, karena kalau mahal kasihan juga masyarakat, harga minyak goreng jadi tinggi,” katanya.

Pakai Rupiah

Sementara itu, pengusaha kelapa sawit mendesak pemerintah agar menggunakan mata uang rupiah untuk harga patokan ekspor (HPE) kelapa sawit Indonesia. Selama ini, transaksi harga masih menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat.

Sekretaris Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono, mengatakan, hingga saat ini, HPE kelapa sawit masih menggunakan dolar AS sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Perdagangan.

Ia berharap, pada Januari 2011, HPE kelapa sawit sudah menggunakan rupiah. “Kami paksa Menteri Perdagangan pada Januari 2011 sudah pakai rupiah sebagai referensi harga nasional,” kata Joko.

Menurut Joko, saat ini, investor mulai kehilangan kepercayaan terhadap dolar AS, sehingga orang mencari instrumen investasi lebih baik dari dolar, salah satunya kelapa sawit.

Selain itu, penggunaan rupiah didorong untuk meningkatkan nilai Indonesia dalam perdagangan kelapa sawit. Sebab, Indonesia merupakan salah satu produsen komoditas sawit terbesar di dunia. Namun, harga masih ditentukan dengan dolar AS dengan patokan World Prices of Coconut Oil di Rotterdam (CIF Rotterdam).

Sementara itu, Bambang Aria Wisena mengaku jika rupiah ingin menjadi referensi harga, harus ada kepercayaan dari pasar dan industri lokal.

“Jika sudah jelas dan transparan, harga akan menggunakan rupiah dan GAPKI dapat berperan dalam menentukan tren pemain CPO seluruh dunia,” katanya. (art)

© VIVA.co.id

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. saya mau tanya,,apa obat untuk buah yang terkena penyakit..

    Suka

    • maaf, mas sebelumnya saya mau tanya dulu buahnya rusak akibat apa ada yg disebabkan oleh lalat buah atau apa ciri-cirinya bagai mana

      Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: