Info Kit

April 12, 2011 pukul 12:17 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Metode Pengendalian Penyakit dan Hama Serangga

There are three major methods. Ada tiga metode besar.

Pengendalian Hayati Layu Fusarium dari Ubi Jalar

Fusarium wilt of sweet potato can be controlled by prior inoculation with nonpathogenic Fusarium oxysporum . Layu Fusarium ubi jalar dapat dikontrol oleh inokulasi sebelum dengan Fusarium oxysporum nonpathogenic. Many F. Banyak F. oxysporum isolates have been obtained from healthy sweet potato plants, most of which were not pathogenic. oxysporum isolat telah diperoleh dari sehat tanaman ubi jalar, kebanyakan yang tidak patogen. Some of these nonpathogenic isolates gave cross-protection against Fusarium wilt of sweet potato when sweet potato plants were inoculated with them before planting. Beberapa nonpathogenic isolat memberikan cross-perlindungan terhadap layu Fusarium ubi jalar ketika tanaman ubi jalar yang diinokulasi dengan mereka sebelum tanam.

In naturally infested commercial fields, cross-protection by prior inoculation with nonpathogenic isolates of F. Dalam bidang komersial penuh secara alami, cross-perlindungan dengan inokulasi sebelum dengan nonpathogenic isolat F. oxysporum always brings about a marked decrease in wilt incidence and a marked increase in the yield of sweet potato. oxysporum selalu membawa penurunan tajam dalam insiden layu dan peningkatan yang ditandai dalam hasil ubi jalar. The effect was equivalent to those obtained from a chemical treatment, in which cut ends of the sprouts were dipped into a benomyl suspension for 30 min. Efeknya setara dengan yang diperoleh dari pengobatan kimia, di mana memotong ujung tunas itu dicelupkan ke dalam suspensi benomyl selama 30 menit. In inoculation with F. Dalam inokulasi dengan F. oxysporum , cut ends of sprouts are smeared with a condensed bud cell suspension of the fungus, or dipped in a diluted bud cell suspension. oxysporum, memotong ujung kecambah yang diolesi dengan suspensi sel tunas kental dari jamur, atau dicelupkan ke dalam suspensi sel tunas diencerkan. Higher yields and lower wilt incidence were evident when sprouts were planted as soon as possible after inoculation. hasil yang lebih tinggi dan insiden layu yang lebih rendah jelas ketika kecambah ditanam sesegera mungkin setelah inokulasi.

Breeding and Cultivation of Resistant Varieties Pembibitan dan Budidaya Varietas Tahan

This method is economically the most efficient. Metode ini secara ekonomis paling efisien. However, resistant varieties soon become susceptible with the appearance of new strains and races of pathogenic microorganisms or new biotypes of insects. Namun, varietas tahan segera menjadi rentan dengan munculnya strain baru dan ras mikroorganisme patogen atau biotipe baru serangga.

Biological Control Pengendalian Hayati

This method is ecologically based, and aims at reducing crop damage by attempting to reduce the density of pathogens and insects. Metode ini berbasis ekologis, dan bertujuan mengurangi kerusakan tanaman dengan mencoba untuk mengurangi kepadatan patogen dan serangga.

Application of Pesticides Aplikasi Pestisida

Currently, the effective use of pesticides plays an important role in reducing crop damage. Saat ini, penggunaan pestisida efektif memainkan peran penting dalam mengurangi kerusakan tanaman. Some experimental results indicate excellent efficacies. Beberapa hasil percobaan menunjukkan khasiat yang sangat baik. These experiments were carried out at 69 Prefectural Agricultural Experiment Stations in 22 Prefectures in Japan for two years, from 1991 to 1992. Percobaan ini dilakukan di 69 Stasiun Percobaan Pertanian Prefektur di 22 Prefektur di Jepang selama dua tahun, dari tahun 1991 sampai 1992. The average reduction in yield of crops when no pesticides were applied ranged from 27.7 to 97.0%. Penurunan rata-rata hasil tanaman ketika tidak ada pestisida yang diterapkan berkisar 27,7-97,0%.

In 1990, Knutson of Texas University and his colleagues assessed the economic impact of reducing chemical use in the United States. Pada tahun 1990, Knutson dari Texas University dan rekan-rekannya menilai dampak ekonomi untuk mengurangi penggunaan bahan kimia di Amerika Serikat. The yields of crops grown without pesticides was reduced by 32% in the case of corn, 37% for soybean, 24% for wheat, 39% for cotton, 57% for rice, and 78% for peanut without pesticides. Hasil panen tanaman tumbuh tanpa pestisida berkurang sebesar 32% dalam kasus jagung, 37% untuk kedelai, 24% untuk gandum, 39% untuk katun, 57% untuk beras, dan 78% untuk kacang tanah tanpa pestisida.

Artikel Terkait :

Diagnosis Kekurangan Micronutrient di Tanaman

Penggunaan Botol Plastik untuk Perangkap Feromon

Penggunaan Cocopet Predator untuk Menekan Penggerek Jagung Asia

enggunaan Rumput Sebagai Substrat untuk Budidaya Jamur Tiram

Penggunaan Arang Bambu untuk Keluarkan Bau Buruk Pupuk

Pengolahan Jerami Padi Fermentasi

Teknologi Produksi Pupuk Biologi

Pemantauan Residu pestisida pada Tanaman dan ‘Pendidikan Petani tentang Penggunaan Pestisida Aman

Pengendalian Tikus Terpadu

Membunuh Tikus dengan Trap setengah lingkaran

Praktek Pertanian yang Baik (GAP) di Asia dan Oceania

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: